• Home
  • Ragam Warta
  • Showing posts with label Cara merawat Aki Biar Tahan Lama. Show all posts
    Showing posts with label Cara merawat Aki Biar Tahan Lama. Show all posts

    Thursday, May 28, 2015



    CARA MERAWAT AKI BIAR TAHAN LAMA

    AKI BASAH VS KERING MANA YANG LEBIH TAHAN?

    Accu (baca : aki) merawatnya gampang gampang susah sih, gampangnya kalau kita merawatnya secara berkala bisa jadi aki itu tahan lama,sebaliknya bila kita tidak merawat bisa jadi aki tersebut tidak bertahan lama. Pertanyaannya adalah apakah anda pernah mengalami aki motor berumur pendek? kalau jawabannya belum pernah, berarti anda merawat motor anda beserta akinya, bila jawabannya pernah bahkan sering berarti anda kurang merawat aki anda, ada lelucon yang mengatakan ‘’lha wong motornya saja tidak dirawat apalagi akinya’’ hehehehe

    Kalau memang motor anda menggunakan aki basah, anda bisa cek, ada  cairan air didalamnya itu yang disebut aki basah, karena  selain aki basah ada juga yang dijual dipasaran aki kering yang didalamnya tidak ada cairan, namanya saja aki kering, sebaiknya aki  basah/KERING anda itu dirawat secara berkala, dan cara merawatnya sangat mudah kok,aki yang terawat nantinya tidak membikin anda kesal, dijamin itu.

    penampakan aki kering
    Saya memiliki pengalaman terutama aki basah belum setahun saya beli, motor saya tidak bisa di starter, dalam benak saya ‘’kenapa dengan aki basah ini ya, baru 7 bulanan dipake kok sudah tidak bisa digunakan’’. Yang ada dalam pikiran saya mungkin air akinya sudah mulai berkurang, akhirnya saya coba untuk mengecek volume air didalam akinya itu, ternyata memang benar air akinya berkurang dan di timah plus dan min nya itu banyak kerak berwarna putih. 

    Saya bersihkan kerak keraknya lantas saya isi air akinya sesuai dengan petunjuk batas kepenuhan air. Setelah semuanya kelar saya pasang aki dan kabelnya sesuai dengan yang terpasang diawal, setelah terpasang dengan rapih saya mencoba menghidupkan motor dengan pedalnya tidak dengan starter otomotis. Setelah motornya nyala saya biarkan hidup sekitar 10 menitan setelah itu saya matikan. Beberapa saat kemudian saya hidupkan kembali dengan stater otomatisnya dan alhamdulilah saat itu motor saya mesinnya hidup. Dalam pikiran saya “wuah ternyata gampang merawat aki basah ini” Cuma dibersikan dan di isi air saja sudah ‘grenggg’ kembali, namun pengalaman saya ini tidak berakhir disini, karena keesokan harinya saya mencoba menghidupkan kembali motor saya dengan starter yang terjadi adalah sekali pencet dan tekan terus starternya  motor saya berbunyyi ngek...ngeeek... wualah akinya tidak bisa menghidupkan motor lagi, alias harus dipancal lagi biar hidup. Karena saya kesal saya beli aki baru lagi, pingin clain ke bengkel penjual aki tersebut karena bergaransi 1 tahun, tapi percuma juga karena kartu garansinya sudah hilang gak tahu kemana dengan kata lain ketlisut(dalam bahasa jawa).

    Setelah saya di bengkel yang menjual aki itu, saya bertanya,  ‘’kenapa aki basah yang saya beli baru 7 bulan ini kok sudah rusak alias soak?’’, diceklah akinya ternyata kompenen/sel sel  akinya  itu sudah sebagian banyak yang rusak sehingga kalaupun di strum ulang tidak akan bertahan lama, itu kata mekaniknya dan dia menyarankan untuk diganti dengan aki kering yang baru yang tidak perlu perawatan khusus. Lantas saya bertanya lagi kelebihan aki kering itu, harganya memang lebih mahal, wualah itu mah bukan kelebihan namanya, hehehe dasar mekanik sekaligus merangkap pedagang.
    Nah ini dia kelebihan dan kekurangan aki basah dan aki kering sebagai berikut beserta perawatanya :
    1.       Aki basah secara berkala setiap minimal 2 minggu sekali harus dicek volume airnya, jadi harus rutin mengecek, sedangkan aki kering anda tidak perlu mengecek secara berkala dengan kata lain anda tinggal pakai saja.

    2.       Aki basah sebenarnya lebih tahan lama asalkan anda telaten dan rutin merawatnya, bila ada kerak berwarna putih segera dibersihkan, kalaupun akinya rusak bisa distrum ulang supaya akinya hidup kembali dan bisa digunakan untuk memperpanjang umur aki, sedangkan aki kering bila sudah rusak ya tidak bisa diservise/di setrum lagi, namun aki kering ini tidak membutuhkan perawatan khusus seperti aki basah.

    3.       Tampilan aki basah lebih kotor dibanding aki kering, aki basah bila bocor  airnya menetes ke besi penyangga dudukan nah itu kalau dibiarkan terlalu lama, air itu berubah menjadi kerak kerak berwarna putih yang bisa merusak cat bahkan besi yang terkena itu menjadi karatan sedangkan aki kering tidak mengeluarkan air maupun kerak kerak warna putih jadi baik akinya itu sendiri maupun besi besi yang berada di bawah aki itu bersih.

    4.       Harga aki kering adalah lebih mahal dibanding aki basah seperti yang dibilang mekanik tadi namun demikian supaya awet bagi pengguna aki kering adalah bila di pagi hari jangan menggunakan starter otomatis bila memanaskan motor anda, gunakan pedal terlebih dahulu untuk menhidupkan mesinnya, dan biarkan selama 5 menit. Kata orang mekanik, biar sel sel yang didalam aki kering tidak kaget, biar hangat dulu dan dijamin awet, karena banyak kejadian juga kadang kadang aki kering  tiba tiba rusak tidak berumur panjang, nah lohh....

    Itu pengalaman saya sekitar dua tahun yang lalu, memang kedua jenis aki tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing, anda mau aki kering atau basah ?  tergantung pilihan anda dan bagaimana menyikapinya atas pengalaman saya tersebut diatas. Karena apa? Karena keduanya sama sama butuh perawatan dan  sama sama butuh perhatian....terimakasih.